Mengetuk Pintu Langit dengan Muhasabah dan Istighosah

Mengetuk Pintu Langit dengan Muhasabah dan Istighosah
Rasa haru dan Isak tangis mewarnai acara istighotsah dan doa bersama yang dilakukan siswa-siswi SMK Negeri 1 Driyorejo, kemarin (21/2). Kurang lebih 348 siswa kelas XII semua Jurusan beserta orang tua hadir dalam acara yang digelar di Masjid Annur SMK Negeri 1 Driyorejo. Kegiatan Doa bersama tersebut sebagai persiapan menjelang menghadapi berbagai ujian mulai USPBK, UNBK dan UKK tahun ajaran 2019 – 2020. 
Diawali pembukaan pembacaan Surah al Fatihah yang dipandu oleh Ibu anik, dan dilanjutkan pembacaan istighosah yang dipimpin oleh Bapak Drs. H. M. Basyir, M.Ag. Dalam acara doa bersama kemarin, para siswa tak kuasa menahan tangis saat renungan dan muhasabah diri yang dibimbing oleh Ust. Ali Usman, S.Pd. Peluk dari ayah dan ibu para siswa ini pun membuat suasana semakin haru. Mereka tak kuasa menahan air mata.
Setelah acara usai, para siswa terlihat lebih percaya diri. Mereka menggandeng orang tua masing-masing dengan rasa sayang dan keluar dari masjid sambil tersenyum. Mereka seolah sudah siap menghadapi ujian yang dilaksanakan mulai 24 Februari 2020.

“Doa bersama merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap tahun. Sebagai bentuk persiapan dan pengokohan mental anak-anak yang akan menempuh berbagai ujian baik USPBK, UNBK dan UKK,” terang Bapak Drs. H. Suyono, MM selaku Kepala SMK Negeri 1 Driyorejo saat menyampaikan sambutan.
Lebih lanjut Abah Yono (sapaan Akrab Bapak Drs. H. Suyono, MM), mengharapkan semua siswa nanti diberikan kemudahan dan kelancaran dalam mengerjakan. bisa meraih  nilai terbaik sesuai yang diharapkan dan bisa menggapai apa yang dicita-citakan. 

Abah Yono menambahkan, istighotsah dan doa bersama ini juga untuk mendekatkan diri dengan Allah SWT. Sebab, dalam sebuah kehidupan dan menjalani sesuatu itu tidak hanya butuh usaha keras. Tetapi juga butuh ‘Kita dekatkan diri pada Yang Maha Kuasa, bahwa sebagai upaya secara lahiriah dan batiniah,” terang Beliau.

Dalam usaha lahiriah, siswa belajar dengan giat, dan secara batiniah, siswa berdoa. ”Kami semua mengharapkan barokah. Ini juga mengajarkan anak-anak untuk ke depan menjadi anak yang soleh dan solehah,” Pungkasnya.

Setelah sambutan dari Abah Yono, selanjutnya pengarahan dari Bapak Paryono, S.Pd selaku Waka Kurikulum yang menyampaikan tentang mekanisme dan teknis pelaksanaan Ujian, dan dilanjutkan oleh Bapak Sutejo, S.Pd, M.Pd selaku Waka Kesiswaan yang menjelaskan Tata Tertib meliputi kehadiran dan kerapihan siswa dalam pelaksanaan ujian.















Share:

Cari Artikel